Haruskah beralih ke iPhone 6 ?

iPhone 6 dari situs Apple Indonesia

“Haruskah beralih ke iPhone 6 ?”, kataku ketika mendengar telah diluncurkannya ponsel canggih kebanggaan Apple ini. Berita peluncuran iPhone 6 ini bersamaan dengan berita mundurnya Ahok sebagai pejabat di kantor Gubernur DKI, sehingga gaungnya memang tidak begitu bergema.

Kamis pagi ini, 18 September 2014, berita burungnya ada acara perkenalan update iOS dari versi 7.xx ke versi 8.xx. Tentu ini suatu yang ditunggu-tunggu bagi mereka yang tetap setia dengan iPhone terdahulu. Harga yang mahal dan kapasitas batere yang kurang memadai masih membuat penggemar iPhone belum beralih ke versi iPhone terbaru.

Upgrade Apple iOS 8

Upgrade Apple iOS 8 1.92 GB

Beberapa hari lalu, di koran Tempo kubaca bahwa tahun 2014 ini di sepanjang kuartal ke dua, pengkapalan ponsel pintar mencapai peningkatan sekitar 25.xx %, tepatnya sampai akhir kuartal ke dua mencapai angka 301 juta unit. Dari jumlah itu, maka ponsel Android masih tetap menjadi raja dengan porsi sebesar 84.7 % dengan pertumbuhan sebesar 33.3 %.

Pada urutan ke dua Apple mencatat porsi sebesar 11.7 % dan kemudian disusul dengan Windows Phone sebesar 2.5 %. Dari pasar Android sebesar itu, maka ponsel Xiaomi mencatatkan angka pengkapalan produk sebesar 13 juta unit. Sebuah angka yang fantastis, karena angka itu sudah menyalip pertumbuhan Samsung di Tiongkok. Sifat sisop Android yang bebas dikembangkan oleh masing-masing vendor membuat Xiaomi dikenal sebagai produk Android yang “berbeda” karena ada kustomisasi khusus buat Android yang ditanam di ponsel ini.

Beberapa kalangan bahkan menyebut Xiaomi sebagai ponsel iPhone versi China. Kualitas ponsel yang masuk kelas premium dan harga yang sangat menantang murahnya menjadi daya tarik ponsel lokal China ini. Bahwa model dan bentuk Xiaomi mirip ponsel iPhone, kayaknya tidak mempengaruhi minat masyarakat untuk mulai memburu ponsel ini.

Kawanku yang berada di Beijing, mas Aris Herutomo, menyebutkan bahwa ponsel Xiaomi ini biasa-biasa saja di China, tapi di luar China kita tahu sendiri bahwa saat ini sedang dicari oleh para penggila gadget murah kualitas premium.

Lalu dimana posisi produk Apple ? Akankah dia terpuruk seperti produk blackberry yang dulu pernah sangat merajai pasar di Indonesia?

Angka penjualan produk Apple memang hanya sebesar 11 % dibanding angka 84 % penjualan produk Android, namun perlu diingat bahwa angka produk Apple itu hanya angka dari sebuah vendor besar. Sementara itu angka 84 % adalah angka dari kumpulan berbagai vendor termasuk yang sedang booming adalah vendor lokal yang mengemas produknya dengan mengutak-utik Android di ponsel mereka.

Xiaomi telah sukses membuat Android jadi bernuansa baru dan di negara asalnya sudah mampu mengalahkan produk Samsung yang merupakan vendor Android terbesar. Di India, Samsung juga sudah disalip oleh produk lokal Micromax. Dari sini terlihat bahwa bila diteruskan, maka produk lokal ini akan mengalahkan Samsung di negara masing-masing, sementara itu Apple tetap tegar dengan produknya yang stabil meski beberapa fitur ponselnya masih dinilai ketinggalan dibanding ponsel Android.

Tentu Apple berusaha mengalahkan ketenaran Android dengan memunculkan iOS 8 yang diklaim mampu “berbuat” lebih baik dibanding pendahulunya. Hari ini di Indonesia sedang ramai-ramainya para pengguna apple mengunduh iOS 8. Harapan mereka tentu sebuah terobosan baru ala Apple yang selalu menarik, tetapi sering dicibir oleh para pengguna Android. Tentu hal ini disebabkan hal-hal yang baru di iOS biasanya sudah ada di Android sejak lama.

Kelebihan Android memang pada kecanggihan fitur-fitur barunya dan kelebihan iOS adalah pada kestabilan sistem operasinya. Kalau mau mencari ponsel canggih memang kiblatnya boleh dikata mengarah pada versi Android, tetapi kalau menginginkan ponsel dengan kestabilan tinggi jawabannya adalah Apple iOS.

iPhone 6 dari situs Apple Indonesia

iPhone 6 dari situs Apple Indonesia

Beberapa kelebihan iPhone 6 dibanding pendahulunya antara lain adalah sebagai berikut :

1. Berjalan di jaringan 4G

2. Ukuran layar yang masih nyaman di genggaman satu tangan.

3. Peningkatan kualitas camera

4. Prosesor yang lebih mumpuni

5. Sistem operasi iOS 8 yang lebih stabil

6. Dual SIM (?)

Sedangkan kelemahan dari iPhone 6 adalah pengulangan dari kelemahan iPhone versi-versi sebelumnya, yaitu harga yang sangat mahal dan kapasitas batere yang sangat kecil. Jadi kalau kelemahan ini masih mengganggu anda, maka sebaiknya urungkan niat untuk membeli iPhone 6, cukup iPhone versi dahulu saja atau bahkan beralih ke Xiaomi, sebuah ponsel Android rasa Apple.

Yuk download iOS 8 saja untuk merasakan nuansa Apple terbaru.

Upgrade ke iOS 8

Upgrade ke iOS 8

 

 

Punthuk Setumbu Tour

Tata Tertib pengunjung Punthuk Setumbu

Acara “Punthuk Setumbu Tour” kurancang ketika seorang teman mendatangi mejaku dengan penuh senyuman. Dia sudah tersenyum-senyum dari jauh melihat aku duduk terdiam di mejaku.

“Pak Eko tahu tidak sebuah tempat yang sangat terkenal di dunia maya tetapi tidak banyak dikenal oleh orang Jogja ?”

“Hmm… apa itu?”

“Ada sebuah tempat yang letaknya di dekat candi Borobudur Magelang, tetapi ketinggiannya jauh di atas Borobudur, sehingga di lokasi itu kita bisa melihat candi Borobudur terlihat kecil dan ada di bawah awan”

“Kayaknya adikku pernah ke lokasi itu naik sepeda deh, cuma aku lupa namanya”, jawabku mengingat-ingat.

Namanya Punthuk Setumbu !”, ucap kawanku dengan kepuasan karena aku tidak bisa menyebutkan nama lokasi itu.

Sebenarnya sambil aku diskusi dengan temanku, tanganku bergerak cepat di atas tust keyboard PC. Kucari nama Punthuk Setumbu dan langsung muncul beberapa artikel maupun gambar tentang Punthuk Setumbu.

Tarif hotel di seputaran Punthuk Setumbu

Tarif hotel di seputaran Punthuk Setumbu

Itulah lokasi wisata yang disebut juga dengan nama “Nirwana Sunrise”, di lokasi itulah kita serasa sedang berada di alam lain. Sepasang gunung Merapi dan Merbabu terpampang di depan mata kita dan di bawahnya ada sekumpulan awan mistis dan di bawahnya lagi terlihat sebuah kepingan seperti piring dengan candi Borobudur di atasnya. Sangat eksotis dan membuat decak kagum selalu muncul ketika candi Borobudur itu makin terlihat jelas.

Bila beruntung, maka akan didapatkan sebuah pemandangan dua gunung dan satu matahari di tengahnya. Persis seperti gambar kita waktu masih anak-anak, dua buah gunung dan satu matahari plus sebidang sawah. Lebih indah lagi karena ada tambahan gambar candi Borobudur di bawah sepasang gunung itu. Namun jangan menunggu sampai terang tanah, karena awan bisa datang kapan saja dan menutupi pemandangan indah ini.

Pintu masuk Punthuk Setumbu (di depan mushola)

Pintu masuk Punthuk Setumbu (di depan mushola)

Pengalamanku memotret pemandangan Punthuk Setumbu adalah pada tanggal 14 September 2014, sekitar jam 5:00 wib sampai jam 6:00. Pemandangan pada jam itu dimulai dari suasana yang masih gelap gulita sampai terang tanah. Candi Borobudur kulihat dari sejak tidak terlihat jelas, sampai sedikit lebih jelas dan akhirnya tidak jelas lagi ketika tanah mulai terang dan awan mulai menutupinya.

Matahari pada bulan September muncul dari kaki gunung Merapi di sisi kanan dariku. Gunung Merbabu terlihat gelap dan pada bulan lain matahari akan bergerak menuju ke arah gunung Merbabu. Menurut pengalaman para pengunjung, sebaiknya datang ke Punthuk Setumbu pada bulan Pebruari sampai September. Aku tidak tahu apakah itu artinya memilih musim kemarau dibanding musim penghujan atau berdasar posisi matahari di bulan itulah yang paling bagus dilihat dari komposisinya.

Gambar hasil searching Punthuk Setumbu

Gambar hasil searching Punthuk Setumbu

Akupun mulai searching hotel dan menyusun acara apa yang sebaiknya kulakukan bersama keluargaku. Kebetulan banyak temanku yang ingin aku segera ke lokasi untuk melihat secara langsung kondisi tempat wisata Punthuk Setumbu itu. Mereka sedang merencanakan untuk bersepeda dari Jogja ke lokasi tersebut dan aku diminta untuk membuat tempat-tempat pemberhentian untuk makan snack dan sarapan pagi.

Akhirnya kesepakatan di keluargaku memilih acara tour ini dimulai sejak dari hari Sabtu pagi sampai Minggu sore. Sabtu pagi sehabis subuh kita berangkat menuju Magelang dan langsung menuju lokasi pemberhentian touring. Di lokasi ini kita nanti akan sering datang untuk beberapa acara makan dan merancang realisasi touring. Banyak sekali sepeda di lokasi ini, rupanya memang disinilah pusat persewaan sepeda terbesar di Magelang. Ada sekitar 1.600 sepeda di lokasi ini, kebanyakan dari sepeda itu berjenis onthel dan sebagian di antara sepeda itu terlihat sedang dirawat untuk lebih baik penampilannya.

Sewa sepeda tua Magelang

Sewa sepeda tua Magelang

Dari lokasi itu, kita diarahkan untuk acara rafting (Arung Jeram) di sungai Elo. Alhamdulillah, kita berangkat masih pagi, sehingga suasana masih nyaman untuk mendayung perahu maupun untuk mandi setelah selesai acara rafting. Saat kita makan siang, maka terlihat para peserta rafting berebut untuk mencuci badan, padahal kamar mandi yang disediakan sudah sangat banyak, tetapi peserta rafting ternyata lebih banyak lagi. Untung kita sudah selesai mandi dan selesai menjemur pakaian.

Selesai rafting kita lanjutkan dengan diskusi keluarga, meskipun pada prakteknya kita lebih banyak tiduran karena kecapekan waktu mendayung. Maklum untuk musim kering seperti ini, maka tenaga mendayung sangat dibutuhkan untuk mencapai finish. Arus sungai yang mengalir pelan membuat membuat kita harus aktif mendayung. Saat menemui jeram yang deras baru dayung bisa kita taruh untuk menjaga keseimbangan tubuh dan tangan kitapun beralih ke tali pengaman perahu.

Borobudur dilihat dari Punthuk Setumbu

Borobudur dilihat dari Punthuk Setumbu

Minggu pagi, kita lanjutkan dengan travelling ke Punthuk Setumbu. Kita nikmati lokasi “Nirwana Sunrise” sejak masih gelap sampai terang tanah. Mulai dari adegan memotret sepasang gunung sampai memotret diri sendiri (selfie) menggunakan tongsis (tongkat narsis) masing-masing. Di candi Borobudur banyak sekali penjual tongsis ini dengan gaya jual masing-masing yang bikin geli sendiri.

Melihat mahalnya biaya akomodasi di lokasi ini, maka cara terbaik menikmati Punthuk Setumbu adalah menginap jauh dari lokasi, bahkan bila ingin biaya yang paling murah, cukup menginap di hotel yang ada Jogja dan yang harganya masih murah. Bisa dicoba dengan menginap di hotel Melati atau Homestay yang saat ini sangat banyak bertebaran di Jogja.

Mengiris ketela menjadi ceriping

Mengiris ketela menjadi ceriping

Selesai acara di Punthuk Setumbu, maka Lovina Tour yang kupakai mengarahkan perjalanan wisata ini ke penduduk yang berjualan keripik pohong dan melihat proses pembuatan keripik itu. Ternyata sangat berat untuk membuat sekilo keripik, jadi ketika aku membeli dengan harga 20.000 per kg rasanya masih murah, karena untuk membuat satu kilogram keripik itu energi yang dibutuhkan sangat luar biasa.

Bergantian kita mencoba menumbuk pohong (ketela pohon), memadatkannya dan kemudian mengirisnya menjadi potongan-potongan kecil sebelum akhirnya digoreng. Rasanya dijamin gurih dan “kemripik”.

Menumbuk ketela pohon dengan ALU

Menumbuk ketela pohon dengan ALU

Usai dari lokasi keripik pohong ini perjalanan wisata dilanjutkan ke lokasi pembuatan grabah. Tangan kita yang bersih langsung berlepotan tanah liat, namun kotornya tangan kita terbayar dengan keasyikan membuat benda-benda dari tanah liat. Jadi teringat Film GHOST yang diperankan oleh Demi Moore beberapa tahun silam.

Setelah sarapan di hotel, maka perjalanan dilanjutkan ke candi Borobudur. Inilah salah satu keajaiban dunia yang patut kita tengok untuk meyakinkan diri kita bahwa nenek moyang kita memang asli hebat dan keren. Sebagai lulusan teknik sipil, aku bisa merasakan bagaimana sulitnya membuat candi ini pada tahun pembuatannya. Alat apa yang mereka pakai dan metoda apa yang mereka gunakan, sehingga candi ini bisa dibangun dengan sangat baik dan dengan presisi tinggi.

Hari Minggu tanggal 14 September ini benar-benar melelahkan sekaligus memuaskan. Usai dari candi Borobudur, kita masih diarahkan ke lokasi pembuatan batik. Disini kita kembali belajar membuat batik sampai mewarnainya. Teknik-teknik batik diajarkan secara sederhana oleh ahlinya dan kitapun akhirnya pulang dengan penuh kecapekan.

Sungguh Punthuk Setumbu Tour yang sangat berkesan. Alhamdulillah.

Punthuk Setumbu yang segar udaranya

Punthuk Setumbu yang segar udaranya

Punthuk Setumbu Magelang

Narsis berjamaah di Punthuk Setumbu

Punthuk Setumbu Magelang sangat terkenal di internet, tetapi ternyata aku baru bisa menginjaknya pada tanggal 14 September 2014 ini. Tanggal itu bertepatan dengan hari ulang tahunku, sehingga tanggal itu makin membuat hari Minggu ini menjadi sangat istimewa bagi keluargaku.

Lebih sebulan lalu aku mencoba mencari informasi seputar “Punthuk Setumbu Magelang” ternyata informasi yang bertebaran di internet sangat banyak, tetapi ketika mencari informasi hotel yang bisa ditinggali pada tanggal 13 September 2014 ternyata semua hotel yang ada di internet full book semua. Akupun akhirnya menyerahkan urusan pencarian hotel ini pada temanku dan diapun menawarkan beberapa informasi yang sangat menarik dari sisi biaya hotel.

Hotel Aman Jiwo Magelang

Hotel Aman Jiwo Magelang

Ada yang ditawarkan sebuah Home Stay dengan 4 sampai 5 kamar dan harganya sekitar 1-1,5 juta per rumah. Harga ini jauh lebih murah dibanding biaya menginap di hotel Amanjiwo yang bertarip sekitar 14 juta untuk satu kamar dan dua orang penginap, belum termasuk pajak dan biaya lain-lain. Jadi aku langsung berburuk sangka saja,”pasti harga penawaran itu adalah harga hari-hari biasa, hasil pencarian secara real pasti berbeda untuk hari Sabtu tanggal 13 September 2014″, kataku pada temanku.

Benar saja, ternyata semua hotel yang dihubungi temanku statusnya full semua. Akupun menyadari kalau temanku punya kesulitan mencari tempat menginap, jadi aku lalu mempunyai ide untuk mencari informasi lagi sekitar acara piknik ke Punthuk Setumbu Magelang. Ternyata dari hasil searching di internet, beberapa wisatawan ada yang berangkat dari Jogja sebelum subuh dan sholat di mushola sekitar Punthuk Setumbu.

Pintu masuk Punthuk Setumbu (di depan mushola)

Pintu masuk Punthuk Setumbu (di depan mushola)

Alhamdulillah, akhirnya temanku memberi info yang sangat melegakan, Ada sebuah hotel baru namanya Rumah Graharu dengan tarif hanya 600.000 rupiah semalem. Akupun tidak berpikir panjang langsung mengiyakan dan sekalian akupun pesan untuk mengikuti acara Rafting (Arung Jeram) di Sungai Elo. Biaya Rafting Sungai Elo ini sekitar 700-850 ribu rupiah per perahu. Sangat menarik karena murah biayanya dan grade raftingnya maksimal hanya angka 3 pada musim penghujan. Saat ini musim bukan penghujan, jadi pasti gradenya turun dan sangat aman untuk wisata keluarga.

Tanggal 14 September 2014 subuh, seusai sholat subuh aku langsung mengajak anak istri untuk meluncur ke lokasi Punthuk Setumbu Magelang yang hanya beberapa menit saja dari lokasi Rumah Graharu tempat aku menginap. Sampai di lokasi ternyata pengunjung sudah berjubel antri membayar biaya masuk. Pemanduku langsung menyeruak dan membeli tiket masuk lokasi. Kelihatannya sang pemandu sangat dikenal oleh penduduk desa setempat yang bertugas menjaga lokasi, sehingga sepanjang jalan menuju Punthuk Setumbu sering berdialog sambil berjalan dengan para penjaga jalan.

Dari internet kubaca bahwa menuju lokasi ini jalannya sempit, tanpa lampu penerangan umum (PJU) dan sulit berpapasan bila berjumpa dengan mobil lain, begitu turun dari mobil kita harus mendaki bukit yang licin dan ada jurang di samping jalan. Akupun menyiapkan semangat untuk melewati jalan itu, ternyata jalannya memang betul sempit, tapi penerangan jalan sudah cukup terang benderang. Begitu juga setelah memarkir mobil, maka jalan mendaki sudah diberi lantai beton dan di tempat-tempat tertentu yang dianggap berbahaya ada satu atau dua orang penduduk yang menjaganya sambil membawa lampu senter.

Penerangan jalan mendaki ini juga sangat terang. Warung mie instan, minuman hangat dan makanan kecil ada di pinggir jalan, sesaat sebelum sampai ke puncak Punthuk Setumbu. Toilet yang cukup bersih juga ada di dekat puncak pendakian.

Mentari di Punthuk Setumbu

Mentari di Punthuk Setumbu

Ketika aku sampai di puncak pendakian, maka akupun terperangah dengan banyaknya pengunjung yang sudah datang. Padahal di belakangku masih banyak yang belum naik ke puncak. Akupun baru menyadari bahwa aku tidak mendapat tempat untuk meletakkan tripod cameraku. Semua lokasi pemotretan sudah terisi pengunjung, akupun akhirnya hanya dapat memotret dari sela-sela kepala orang yang ada di depanku.

Memang di lokasi ada sedikit tempat untuk berdiri berdewsakkan, tapi akhirnya kuperjuangkan untuk menaruh tripod anakku Haslita Nisa. Dia lebih pinter motret dari pada aku, jadi akupun ikhlas menyerahkan lokasi itu padanya. Di depan anakku ada dua cewek bule yang tidak bisa diam, sehingga akupun makin susah mencari sela-sela pemotretan yang cocok, Masih untung aku membawa lensa tele 70-200 mm, jadi bisa sedikit mempermudah pemotretanku.

Memotret Punthuk Setumbu

Memotret Punthuk Setumbu

Di depan kita terpampang sebuah pemandangan yang sangat indah meski masih dalam kegelapan. Ada gunung Merapi dan ada gunung Merbabu, kemudian di bawah pemandangan gunung terlihat pemandangan yang juga menarik, itulah penampakan Candi Borobudur yang tertutup kabut tipis. Sungguh kombinasi yang sempurna untuk dipandang mata.

Borobudur dilihat dari Punthuk Setumbu

Borobudur dilihat dari Punthuk Setumbu

Beberapa kali aku mengambil gambar candi Borobudur maupun sepasang gunung Merapi dan Merbabu dan untunglah aku sudah sempat mengambil pemandangan itu. Ternyata makin siang kabut itu makin tebal dan candi Borobudurpun makin siang makin tidak terlihat. Berbahagialah mereka yang sudah mengabadikan candi Borobudur dari puncak Punthuk Setumbu.

Semua pengunjung hampir serempak meneriakkan kalimat takjub ketika akhirnya sang mentari muncul dari balik gunung Merapi. Rentetan suara camera terdengar dari ratusan camera yang mengarah pada pemandangan sepasang gunung dan sebuah matahari. Foto ke arah pemandangan dilakukan oleh semua camera dan kemudian mulai makin berkurang jumlah camera yang memotret pemandangan ketika matahari sudah semakin naik.

Narsis berjamaah di Punthuk Setumbu

Narsis berjamaah di Punthuk Setumbu

Lokasi puncak Punthuk Setumbu berubah menjadi lokasi untuk selfie dengan tongsis masing-masing. Bagi yang tidak membawa tongsis, maka merekapun saling bergantian memotret kawannya dengan latar belakang pemandangan gunung Merapi dan Merbabu.

Terima kasih Tuhan, tepat di hari ulang tahunku ini aku mendapat kebahagiaan yang lengkap bersama anak istri di lokasi yang menjadi impian kita semua. Alhamdulillah.

Borobudur dilihat dari Punthuk Setumbu

Borobudur dilihat dari Punthuk Setumbu

+++

Info alamat Hotel (Rumah) Graharu :

Alamat: Dusun Tinggal Wetan,, Magelang 56553, Indonesia
Kawasan:Indonesia >Jawa >Jawa Tengah >Magelang
Kisaran harga (per malam): Rp. 381.000 – 964.000

Rafting di Sungai Elo

Jangan lupa membawa camera waterproof saat Rafting di Sungai Elo

Mau tahu lokasi rafting yang gradenya cukup rendah dan lokasinya mudah dijangkau ? Jawabannya pasti Rafting di Sungai Elo. Inilah lokasi Refting yang mudah dijangkau, dekat dari kota Jogja, apalagi Magelang, dekat dengan salah satu keajaiban dunia, Borobudur, dan grade maksimal hanya 3.

Di dekat lokasi Rafting sungai Elo masih ada rafting yang gardenya lebih tinggi yaitu rafting sungai Progo. Dari Jogja dua lokasi ini sangat mudah dijangkau, itulah sebabnya penggemar rafting di Sungai Elo sangat beragam dan sangat banyak. Mereka datang dari berbagai belahan kota di Indonesia dan juga dari manca negara. Tujuannya hanya satu, mendapat pengalaman arung jeram tanpa harus membawa banyak adrenalin.

Kalau kita search kata grade rafting di wikipedia, maka tingakatan grade untuk rafting adalah sebagai berikut :

Grade 1: Very small rough areas, might require slight maneuvering. (Skill level: very basic)
Grade 2: Some rough water, maybe some rocks, might require some maneuvering. (Skill level: basic paddling skill)
Grade 3: Whitewater, small waves, maybe a small drop, but no considerable danger. May require significant maneuvering.
Grade 4: Whitewater, medium waves, maybe rocks, maybe a considerable drop, sharp maneuvers may be needed.
Grade 5: Whitewater, large waves, large volume, possibility of large rocks and hazards, possibility of a large drop, requires precise maneuvering.
Grade 6: Class 6 rapids are considered to be so dangerous that they are effectively unnavigable on a reliably safe basis. Rafters can expect to encounter substantial whitewater, huge waves, huge rocks and hazards, and/or substantial drops that will impart severe impacts beyond the structural capacities and impact ratings of almost all rafting equipment. Traversing a Class 6 rapid has a dramatically increased likelihood of ending in serious injury or death compared to lesser classes.

Dari susunan Grade di atas, maka rafting sungai Elo sangat direkomendasikan untuk keluarga yang hanya ingin menikmati suasana rafting tanpa harus beajar secara khusus. Peserta rafting cukup datang langsung masuk ke perahu tanpa memerlukan briefing khusus sebelum berarung jeram. Briefing tentang arung jeram langsung dilakukan oleh instruktur ketika kapal karet mulai berjalan menyusuri awal start rafting (arung jeram).

Rafting Sungai Elo

Rafting Sungai Elo

Bagaimana cara mendayung ke depan, ke belakang, berhenti mendayung dan berbagai istilah dalam arung jeram diajarkan sambil menikmati pergerakan perahu yang perlahan-lahan mulai bergerak menyusuri sungai. Pada rafting dengan grade lebih tinggi, maka briefing dilakukan dengan lebih serius. Sebelum masuk kapal semua peserta dipastikan sudah menguasai cara berenang yang baik, kemudian diadakan penyegaran tentang teori mendayung, perintah-perintah mendayung, maupun posisi mendayung dalam setiap perintah mendayung.

Rafting Sungai Elo

Rafting Sungai Elo

Kapan peserta harus melakukan gerakan ke depan, ke belakang, ke samping kanan/kiri atau posisi-posisi diam sambil berpegangan pada tali perahu, semua diajarkan dengan detil dan rinci. Untuk rafting di sungai Elo, maka semua penjelasan ini cukup dilakukan sambil mulai mendayung perahu karet saat start.

Sungai Elo pada saat musim kemarau, maka gradenya bisa sampai grade dasar atau grade 1. Akan lebih banyak mendayung daripada meluncur deras mengikuti arus. Laju air sungai sangat lamban dan perlu tenaga ekstra untuk mendayung sampai finish. Kondisi berbeda akan terjadi saat musim penghujan, dimana perahu akan bergerak lebih kencang menuju finish. Perahu akan semakin kencang ketika menemui beda tinggi yang cukup signifikan. Meski begitu, kemungkinan perahu terbalik boleh dikata sangat kecil di sungai Elo, itu sebabnya menjelang akhir rafting peserta akan diajak untuk menggulingkan perahu agar bisa merasakan bagaimana suasana saat perahu menelungkupi kita dan kita harus berenang sendiri untuk menyelamatkan dari tenggelam.

Menenggelamkan diri di Rafting Sungai Elo

Menenggelamkan diri di Rafting Sungai Elo

Saat perahu tenggelam, maka semua peserta sudah menyiapkan diri untuk berenang sesuai yang diajarkan oleh sang instruktur. Pelampung yang wajib dipakai di semua grade membuat semuja peserta merasa lebih aman ketika perahu terbalik. Lokasi membalik perahu juga biasanya dipilihkan di tempat yang tidak begitu dangkal tapi juga tidak terlalu dalam, sehingga peserta bisa berenang dengan nyaman tanpa terantuk oleh batu atau semacamnya.

Menenggelamkan diri di Rafting Sungai Elo

Menenggelamkan diri di Rafting Sungai Elo

Lokasi rafting di daerah Magelang memang sangat banyak, maklum hanya membutuhkan waktu sekitar sejam ditempuh dari kota Jogja atau hanya beberapa menit kalau ditempuh dari Magelang. Setelah rafting juga banyal sekali tempat yang bisa dikunjungi untuk acara liburan keluarga. Mulai dari Punthuk Setumbu, sampai ke pemandangan di seputaran candi Borobudur.

Jangan lupa membawa camera waterproof saat Rafting di Sungai Elo

Jangan lupa membawa camera waterproof saat Rafting di Sungai Elo

Puilang dari acara rafting sungai Elo pasti badan jadi capek dan pegal-pegal. Maklum akan lebih banyak mendayung daripada mengikuti derasnya arus sungai. bila anda tertarik silahkan kontak Travel agent yang anda kenal. Pengaaman mengatakan bahwa untuk berwisata di daerah ini akan lebih nyaman kalau memakai travel agent. Biaya total jadi lebih murah dan kita disuguhi berbagai macam nuansa daerah yang didiskusikan dulu sebelum disampaikan ke kita. Aku sendiri memilih Lovina Tour untujk acara ini. Lima orang peserta dari Jogja cukup membayar baiya tidak sampai 5 juta sudah duduk manis di rumah, dijemput Kijang Innova, menginap di lokasi yang asri dan mengikuti berbagai macam acara yang mendekatkan anggota keluarga.

Jangan lupa membawa camera waterproof saat Rafting di Sungai Elo

Jangan lupa membawa camera waterproof saat Rafting di Sungai Elo

+++

Ta,bahan :

ELO TRIP (Sungai Elo, Magelang)
Ideal untuk Family & Corporate Gathering serta Pelatihan
Tingkat kesulitan: Pemula (Grade I – III+)
Panjang lintasan: 12,5 km (ditempuh dalam ± 2,5 – 3 jam)
Jadwal trip : sesuai pemesanan

SERAYU TRIP (Sungai Serayu, Banjarnegara)
Ideal untuk wisata arung jeram yang lebih menantang
Tingkat kesulitan: Menengah (Grade II – IV+)
Panjang lintasan: 24 km (ditempuh dalam ± 3 jam)
Jadwal trip: sesuai pemesanan (dimulai pukul 07.00)

LOWER PROGO TRIP (Sungai Progo, Kulon Progo)
Ideal untuk adrenaline rush yang ekstrim
Tingkat kesulitan: Mahir (Grade III – V+)
Panjang lintasan: 8 km (ditempuh dalam ± 45 menit)
Jadwal trip: sesuai pemesanan (dimulai pukul 08.00)

Verifikasi dua langkah untuk ID Apple

Pekan Anti Korupsi 2013

“Kenapa perlu Verifikasi dua langkah untuk ID Apple?”

Sebenarnya verifikasi dua langkah ini tidak hanya penting untuk ID Apple, tapi untuk semua ID yang terkoneksi via internet. Akun WP juga memberi kita kemudahan untuk melakukan verifikasi dua langkah. Gunanya tentu untuk mengamankan ID kita agar tidak mudah dicuri oleh para “crackers”.

Saat ini akun teman kita sering kita dengar dicuri oleh pihak tak bertanggung jawab dan akun tersebut kemudian melakukan hal-hal yang aneh-aneh. misalnya akun kita tiba-tiba jualan barang murah, padahal sebelumnya kita tidak pernah jualan barang. Ketika barang itu dibeli, ternyata akun palsu itu bersedia menerima uang tapi tidak pernah mengirimkan barang.

Amankan ID Apple anda

Amankan ID Apple anda

Mas @Supono Onthel Jogja pernah dicuri akun FB-nya dan mulailah keluar status yang aneh-aneh dari seorang pria baik-baik tentang hal-hal yang berbau pornografi. Tentu status itu akan sangat menjengkelkan si empunya akun asli. Oleh sebab itu, sudah saatnya kini kita mulai berpikir untuk melakukan verifikasi dua langkah untuk mengamankan akun kita atau ID kita di internet.

Apalagi sekarang makin banyak pengguna icloud yang menyimpan foto-foto di awan itu, sehingga begitu akunnya kena bajak, maka foto-foto pribadi bisa beredar kemana-mana tanpa sepengetahuan pemiliknya.

Di milis para pengguna iOS hari ini kubaca tulisan yang mengingatkan kita untuk melakukan proses verifikasu dua langkah di ID Apple. Langkahnya sederhana, tapi kita harus yakin dengan apa yang diisikan, karena jika isiannya lupa, maka kita akan mengalami kesulitan mengembalikan akun kita bisa suatu saat akun kita dibajak orang yang tidak bertanggung jawab.

+++

Sehubungan dengan kasus hebohnya penjebolan akun iCloud para seleb dunia dan berhasil di retrievienya beberapa foto2 syur mereka :). Sebaiknya kita juga, meskipun bukan seleb, berjaga-jaga dengan mengaktifkan Two-Step Verification Apple ID kita.
Caranya:
- klik di Manage your Apple ID
- login dgn Apple ID yg kita hendak verifikasi
- pilih Password and security (disebelah kiri)
- jawab security questions
- setelah berhasil dijawab, Klik get started yg ada di bagian bawah paragraf Two-Step verification.
- ikuti proses yang ada, proses ini melibatkan nomer GSM yg masih aktif (bisa di SMS), nanti sistem akan mengirimkan 4 kode ke HP GSM anda. Input kode tersebut ke kotak yg ada.
- bila berhasil anda akan diberikan serangkain kode. SIMPAN KODE INI BAIK-BAIK karena anda akan membutuhkannya suatu saat nanti.
- kemudian input kembali kode tersebut pada langkah berikutnya.
- bila semua lancar, maka akun anda akan selesai di verifikasi, semoga foto-foto anda aman selamanya di iCloud :))

Regards

——
Antonius Widjaja
Tim Moderator
+++
Amankan ID Apple dengan dua langkah verifikasi

Amankan ID Internet anda dengan dua langkah verifikasi

Kalau di situs “Tanya jawab mengenai verifikasi dua langkah untuk ID Apple“, maka di situs itu dijelaskan secara detil langkah demi langkah proses yang harus kita ikuti dan alasan mengapa kita disarankan untuk melakukan verifikasi dua langkah khusus untuk ID Apple.

Kelemahan dari sistem verifikasi ini adalah makin repotnya kita, karena harus melakukan beberapa proses tertentu dan juga harus mempunyai device yang sangat kita percaya selalu ada dalam kekuasaan kita. Device ini akan menjadi “jembatan” penghubung antara kita dan sistem, sehingga jika “jembatan” ini dikuasai oleh pencuri akun kita, maka kita akan selalu gagal memperbarui password (kata kunci) kita.

Cuplikan dari tautan seputar Tanya jawab mengenai verifikasi dua langkah ID Apple silahkan dibaca di bawah ini. Kalau lengkapnya silahkan langsung masuk ke situs tersebut.

+++

Apakah yang dimaksud dengan verifikasi dua langkah untuk ID Apple?

Verifikasi dua langkah merupakan fitur keamanan tambahan untuk ID Apple yang didesain agar siapa pun tidak dapat mengakses atau menggunakan akun Anda, sekalipun mereka mengetahui kata sandi Anda.

Verifikasi ini mengharuskan Anda memverifikasi identitas menggunakan salah satu perangkat sebelum Anda melakukan tindakan berikut:

Masuk ke My Apple ID (ID Apple Saya) untuk mengelola akun Anda
Melakukan pembelian di iTunes, App Store, atau iBooks Store dari perangkat baru
Mendapatkan dukungan terkait ID Apple dari Apple
Mengapa saya perlu menggunakan verifikasi dua langkah dengan ID Apple saya?

ID Apple merupakan kunci menuju banyak hal yang Anda lakukan dengan Apple. Sangat penting bahwa hanya Anda yang dapat mengakses detail akun, memperbarui kata sandi, atau melakukan pembelian di iTunes dan App Store dengan akun Anda. Verifikasi dua langkah merupakan fitur yang dapat Anda gunakan untuk melindungi ID Apple dan informasi pribadi seaman mungkin.

+++

Selamat melakukan verifikasi dua langkah untuk ID Apple anda atau untuk ID lain yang menyediakan fasilitas verifikasi dua langkah. Salam sehati.

Amankan sekarang atau anda akan menyesal

Amankan sekarang atau anda akan menyesal

 

Sarapan bareng Goweser Jogja

Mie Sehati plus krupuk

“Sarapan bareng Goweser Jogja? Kenapa tidak? Yang penting makanannya sehat, toh sehabis makan, kalori yang masuk akan langsung dibakar oleh kegiatan gowesnya”, kataku ketika diajak bicara tentang acara sarapan bareng goweser Jogja.

Acara sarapan bareng Goweser Jogja ini direncanakan akan diadakan pada hari Minggu pagi di Grha Mulia, tepatnya di sebelah timur Jembatan Selokan Mataram Babarsari yang biasa dipakai para peminat panjat tebing. Tepatnya lagi di warung Mie Sehati yang baru dibuka di samping selokan Mataram.

Acara ini sebenarnya dikemas untuk semua pemerhati atau penikmat makanan sehat, utamanya Mie Sehati, baik mereka adalah goweser Jogja ataupun non goweser. Biasanya yang suka sarapan di Minggu pagi adalah komunitas sepeda dimanapun mereka berada, khusus komunitas gowes S3GAMA, maka ketuanya mas Mitrabani (MBR) sudah menyanggupi untuk berlabuh di acara sarapan ini. Kegiatan sepeda ini saat ini memang sedang “booming” karean BBM semakin langka dan semakin mahal, apalagi beredar kabar bahwa Jokowi siap menaikkan harga BBM. Gowes adalah alternatip transport terbaik.

Owner Mie Sehati dan mantan walikota Solo

Owner Mie Sehati dan mantan walikota Solo

Seksi rute S3GAMA mas Joko Sumiyanto (JokSum) juga sudah menyiapkan rute kurcaci dan rute ekstrem. Untuk kelas santai dipersilahkan mengikuti rute kurcaci dan untuk pesepeda yang ingin berkeringat dulu sebelum sarapan disediakan rute ekstrem, meskipun sebenarnya dari kedua rute itu yang membedakan hanya jarak tempuhnya.

Rute kurcaci dimulai dari Gelanggang Mahasiswa UGM, mulai berkumpul biasanya dari jam 6.30 dan baru bergerak sekitar jam 07:00 pagi. Rutenya dari Gelanggang langsung ke arah utara menuju Balairung UGM dan belok kanan menyusuri selokan mataram, melewati Jembatan Selokan di Babarsari dan sampai di warung Mie Sehati Grha Mulia. Khusus rute ini akan dipimpin langsung oleh Mas MBR bersama komunitas sepeda darimanapun yang ikut bergabung. Biasanya mas Supono Onthel Jogja ikut bergabung di acara santai ini. Santai dan sehat, begitu katanya.

S3 GAMA Gowes bareng menteri PU

S3 GAMA Gowes bareng menteri PU

Rute ekstrem sendiri akan dipimpin oleh dab Joko Sumiyanto, direncanakan akan mengelilingi Ring Road (RR) dulu sebelum menuju ke lokasi sarapan. Sampai saat ini, aku masih belum mendapat rincian rutenya, biasanya memang rute ekstrem adalah rute yang disepakati oleh mereka sendiri.

Menu utama sarapan pagi memang Mie Sehati, tetapi menu sampingannya juga tidak kalah mengundang selera, yaitu Soto magelang rasa sehati. Kokinya sengaja didatangkan dari Magelang dan memang beliau adalah pemilik Grha Mulia tempat mie sehati mangkal. Sesuai selera pemilik tempat yang bernuansa coklat tanah, maka gerobak Mie Sehati juga didisain mengikuti selera lokasi warung yaitu coklat tanah.

Gerobag Mie Sehati warna baru

Gerobag Mie Sehati warna baru

Tidak sulit membuat gerobak khusus. Bu Yeni selaku owner Mie Sehati langsung kontak mas Pima, anggota TDA Jogja, untuk membuatkan disain khusus buat gerobak Mie Sehati di Grha mulia. Dalam hitungan hari, maka gerobak itu pasti segera siap untuk dipajang di warung baru Mie Sehati.

Diharapkan juga kehadiran dari Goweser handal Jogja yaitu mas Bagus Gowes yang sering menemani komunitas sepeda S3Gama melahap jalan demi jalan dalam segala macam rute. Mulai dari rute Merapi, sampai rute Audax 2013 Surabaya Jogja, mas Bagus ini selalu setia menemani. Begitu juga mas Fauzan, mas Rofi dan lain-lain.

Bersama para Goweser Senior

Bersama para Goweser Senior

Minggu, tanggal 21 September 2014 adalah hari yang dipilih untuk sarapan bareng goweser jogja di Mie Sehati Grha Mulia. Bila sponsornya berkenan, maka akan ada hadiah sepeda untuk mereka yang hadir di acara sarapan itu. Tinggal menunggu kepastian dari pihak sponsor acara tersebut. Minggu lalu mas Supono Onthel jogja mendapat hadiah sepeda ketika ikut acara sepeda gembira Jogja. Akankah beliau hadir lagi di acara ini dan mendapat hadiah sepeda lagi ?

Hanya Tuhan yang tahu jawabannya.

Sampai bertemu di acara “Sarapan bareng Goweser Jogja” di pembukaan cabang baru warung Mie Sehati Jogja Grha Mulia Babarsari. Semoga kesehatan selalu melingkupi kita bersama. Buat para non goweser, tidak harus memakai sepeda ke lokasi tersebut, silahkan menggunakan angkutan model apa saja untuk menuju lokasi sarapan.

Salam sehati.

Owner Mie Sehati belajar gowes memakai RB MOSSO

Owner Mie Sehati belajar gowes memakai RB MOSSO

 

 

 

Gowes dengan Forerunner 910XT

Garmin Forerunner 910XT

Gowes dengan Forerunner 910XT pada pagi ini cukup memuaskan. Aku jadi sedikit lebih tahu bagaimana cara menggunakan produk Garmin ini dan mengetahui kelemahan maupun kelebihannya. Alat ini kubeli minggu lalu di sebuah toko di sekitar Kelapa Gading Jakarta karena sedikit kecelakaan. Tadinya mau melihat alat ini saja, tapi ternyata disponsori oleh teman untuk membeli saja sekalian buat dia. Ternyata alatnya hanya ada satu buah dan akhirnya kuserahkan alat ini pada temanku yang memesannya, tapi melihat kerumitan alat ini, maka dia memintaku untuk test drive alat ini, sampai aku bisa menceritakannya dalam versi bahasa Indonesia.

Menurut penjualnya sih alat ini sangat mudah digunakan dan dipasang, tapi kalau bagi pemula pasti cukup sulit meletakkan antena alat ini di sepeda kita, apalagi kalau sepedanya harganya di bawah 5 juta, pasti jadi kemahalan alatanya dibanding sepedanya. Begitulah sepeda MOSSO-ku yang harganya hanya 4.5 juta jadi lebih murah dibanding alat ini.

Install USB penerima data Garmin

Install USB penerima data Garmin

Akhirnya sensor di sepeda tidak kupasang dan hanya kupakai sensor yang ada di dada. Kulekatkan sensor BPM Heart Rate di depan dada tanpa penghalang dan kukayuh sepedaku seperti biasa. Di monitor kulihat ada 4 buah indikator yaitu tentang lama bersepeda, jarak bersepeda, kecepatan bersepeda dan detak jantung per menit.

Bagiku yang paling penting dari Garmin Forerunner 910XT adalah monitor untuk membaca kondisi detak jantungku. Kata orang “sayangi jantung anda karena hanya satu di tubuh anda dan tidak ada serepnya !!!”, atau juga kalimat yang lain dari kawanku “Kekayaan yang nyata itu adalah kesehatan!”

Install Aplikasi GARMIN di PC

Install Aplikasi GARMIN di PC

Jadi akhirnya dengan mantap akupun menuruti perintah kawanku untuk mencoba Garmin Forerunner 910XT agar nanti bisa memberi tahu dia, bagaimana cara memakai alat ini dengan semudah mungkin. Kalau ternyata aku gagal memenuhi perintahnya, berarti aku akan memakai alat ini selama aku mau. Waduh enaknya aku :-).

Tabel Heatrate dari GoesBike.com

Tabel Heatrate dari GoesBike.com

Ada banyak rumus untuk menghitung batas maksimal BPM (beats per minutes), tapi mudahnya lihat gambar dari situs goesbikedotcom di atas. Paling aman ya di baris moderate, di antara angka 133-152 bpm dengan waktu latihan antara 10 sampai 40 menit.

Dari situs pvadi.wordpress.com dianjurkan untuk memakai rumus sebagai berikut : 220 dikurangi Umur, jadi untuk aku yang berumur 55 tahun, maksimal BPM adalah 220 – 55 atau sama dengan 160 BPM. Jadi untuk itu kalau aku sepedaan harus melihat angka di jam Garmin Forerunner 910 XT, kalau sudah mendekati angka itu aku harus hati-hati atau paling tidak berhenti dulu untuk menurunkan angka itu.

Sukses menautkan Garmin dan PC

Sukses menautkan Garmin dan PC

Paling aman ya angka maksimal itu dikurangi 10-20, sehingga kita tidak mendadak menggeletak di jalan ketika memaksakan diri menyusul teman kita yang lebih hebat. Bagi teman-teman yang usianya sudah di atas 50, sebaiknya jangan terlalu percaya dengan kekuatan diri dan ejekan dari teman-teman yang lebih hebat. Banyak olah ragawan yang tiba-tiba tergeletak dan meninggal karena tidak melihat angka BPM ini.

Di pesan masukku, aku sering menemukan gambar pesepeda yang mendadak meninggal ketika sedang melaju di atas sepedanya. Kalau melihat track yang dia jalani, maka aku bisa menarik kesimpulan bahwa beliau sedang mengalami peningkatan detak jantung tanpa kontrol, sehingga tiba-tiba dia berhenti mengayuh sepeda dan terjatuh begitu saja.

Mungkin kesimpulanku ini salah, karena aku hanya melihat dari sisi usia dan track yang menanjak serta sedikit cerita tentang kecelakaan gowes tunggal itu, tapi aku merasa bahwa sudah saatnya aku mencoba menonitor detak jantungku sendiri agar hal-hal yang kubayangkan selama ini tidak terjadi pada diriku.

Cara memakai Garmin Forerunner yang kulakukan sangat sederhana, aku hanya memakainya untuk mengetahui detak jantungku, kecepatan sepeda, waktu dan jarak berolah raga. Begitu kupasang antene dari alat ini, maka PC akan langsung mendeteksi adanya device baru dan mulai menginstall drivernya. Kelemahan alat ini adalah tidak adanya fasilitas BT (Blue Tooth), sehingga tidak bisa dipakai untuk aplikasi Garmin di ponsel.

Untuk aplikasi di PC, maka kita bisa langsung masuk saja (connect) ke situs Garmin dan menautkan kegiatan kita di PC. Syaratnya harus membuat akun Garmin, sehingga bisa melakukan transfer data ke PC dan berbagi via FB, Twitter dan lain-lain.

Data Garmin Forerunner 910XT

Data Garmin Forerunner 910XT

Efek latihan ada di angka 3.1, artinya aku mempunyai latihan yang lumayan bagus di hari pertyama memakai Garmin Forerunner 910XT. Apa itu Efek Latihan? Ini jawaban dari garmin di aplikasi Connect.

+++

Pernahkah Anda ingin tahu apa manfaat dari sesi kegiatan Anda? Efek Latihan akan mengukur dampak latihan pada kebugaran aerobik Anda. Dengan menggunakan detak jantung Anda, Efek Latihan akan memberitahu Anda jika latihan yang Anda lakukan menjaga tingkat kebugaran Anda saat ini atau meningkatkannya. Dengan informasi itu, Anda dapat memvariasikan intensitas Anda untuk mencapai target.

Efek Latihan ditujukan untuk semua olahraga aerobik, semua peralatan, dan semua individu yang sehat.

Skala Efek Latihan

5,0 – Melampaui Capaian
4,0 – Meningkat Pesat
3,0 – Meningkat
2,0 – Terjaga
1,0 – Mino

+++

Selamat mencoba. Untuk tutorial Garmin Forerunner 910XT bisa dilihat disini. Salam sehati :-)

« Older Entries